Gejala Virus Campak Dan Pengobatannya

Semua orang tentunya mengetahui apa itu Virus Campak.  Umumnya penyakit campak itu adalah suatu penyakit kulit yang menyerang kulit tubuh manusia. Campak termasuk kategori penyakit yang dapat menular pada orang lain, ataupun menyebarnya pada anggota tubuh yang lainya. Campak sendiri terjadi karean infeksi virus campak paramiksovirus. Penularan  umumnya terjadi melalui percikan air dari mulut maupun hidung penderita campak. Masa inkubasi penyakit ini 10 hingga 14 hari sebelum gejalanya muncul. Gejala campak biasanya akan mulai muncul 7 sampai 14 hari setelah penderita terinfeksi, dengan diikuti gejala-gejala seperti, deman, hidung meler ( Coryza ), nyeri tenggorokan, batuk ( Cough ), nyeri otot, bercak koplik dan mata merah ( conjuctivitis )

Gejala Virus Campak Dan Pengobatannya

Kemudian setelah 2-4 hari bintik putih-putih kecil akan muncul di mulut bagian dalam. Ruam atau kemerahan akan muncul di kulit dan terasa agak gatal, gejala ini akan 3-5 hari setelah munculnya gejala diatas. Ruam ini dapat berbentuk papula (ruam kemerahan yang menonjol) dan makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun. Pada mulanya ruam terlihat di wajah, yakni di depan, di bawah dan di leher. Dalam kurang lebih 1-2 hari, ruam akan menyebar ke  bagian tubuh lainya, seperti lengan dan juga kaki, sedangkan ruam yang ada di wajah akan memudar. Pada saat puncak penyakit, penderita akan merasakan sangat sakit, ruamnya meluas dan suhu tubuhnya  bisa mencapai hingga 40° Celsius. 3-5 hari selanjutnya suhu tubuh akan mulai menurun dan penderita akan merasa lebih baik dan ruam yang ad akan segera menghilang.

Tidak ada pengobatan yang khusus untuk Virus Campak. Sebaiknya penderita penyakit campak beristirahat dengan cukup. Sedangkan, untuk menurunkan panas/demam, penderita bisa diberikan obat berup asetaminofen ataupun ibuprofen atau mengompresnya dengan menggunakan air yang hangat.  Bila yang terjadi adalah infeksi bakteri, maka sebaiknya obat yang diberikan adalah antibiotik. Oleh sebab itu penderita campak harus berjaga-jaga. Sangat disarankan setelah ruam muncul si penderita dilarang keluar rumah, agar tidak menular ke orang lain.  Selain itu kebersihan tubuh penderita campak harus tetap dijaga, dengan cara mandi seperti biasanya. Sebab  bila tidak mandi keringat yang melekat pada tubuh penderita akan menimbulkan rasa lengket dan juga gatal yang akhirnya mendorong si penderita untuk menggaruk kulitnya dengan tangan yang tidak bersih. Hal ini bisa memicu timbulnya infeksi berupa bisul­ bernanah.

Pengobatan yang paling umum digunakan untuk mengatasi Virus Campak adalah dengan berobat jalan. Tak ada obat campak apapun yang dapat digunakan secara langsung dan langsung bisa bekerja mengatasi virus campak. Jadi istirahat adalah hal yang paling tepat dilakukan agar penyakit campak bisa segera sembuh, Selain itu, penderita juga harus mendapat cukup cairan dan juga makanan sehat yang mengandung cukup kalori. Dan bila memang terjadi suatu komplikasi yang cukup serius mengalami ensefalitif, enteritis, sakit telinga tengah atau otitis media atau mengalami bronchopneumonia, maka harus segera dilakukan pengobatan untuk  membantu mengatasi segala komplikasi yang muncul tersebut. Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mencegah datangnya Virus Campak.

Perlindungan yang terbaik terhadap Virus Campak ialah imunisasi dengan 2 dosis vaksin MMR. Vaksin tersebut bisa memberikan perlindungan tubuh terhadap infeksi campak. Vaksin MMR umumnya diiberikan kepada anak­ yang berusia 12 bulan. Setelah itu dosis yang kedua haruslah diberikan pada anak umur 4 tahun. Lebih aman lagi bila vaksin yang diberikan lebih dari dua kali, untuk mencegah penyakit campak.  Demikianlah ulasan tentang Virus Campak, semoga bermanfaat untuk anda.

 

Baca artikel sebelumnya juga ya…

Virus Singapura Dan Pengobatannya

Dapat ALPHARD hanya dengan bekerja 3 jam per hari

Tips-cara-melangsingkan-tubuh-yang-sehat-aman-dan-alami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *